Pentingnya ASI Ekskusif

Keistimewaan ASI eksklusif adalah jawaban bagi kebutuhan bayi akan nutrisi yang lengkap dan penuh gizi. ASI mudah dicerna oleh lambung, sehingga tidak akan menimbulkan masalah pencernaan.
 
Kandungan probiotik dalam ASI menjadi salah satu alasan mengapa pemberian ASI memiliki peran penting dalam pembentukan mikroflora dalam saluran pencernaan. ASI memiliki efek bifidogenik yakni menciptakan kondisi yang nyaman untuk bakteri menguntungkan agar dapat hidup dengan subur. JIka bayi tidak mendapatkan kebutuhan bifidobakteria secara alami pada awal kehidupannya, pemberian bakteri hidup berupa probiotik adalah jawabannya. Jadi tak perlu ragu memberikan ASI eksklusif pada bayi.
 
Makanan sehat untuk pencernaan. Setelah bayi menikmati ASI eksklusif selama 6 bulan, bayi akan membutuhkan makanan pendamping ASI. Biasanya di awal usia makan ini, bayi menjadi rentan terhadap masuknya bakteri merugikan melalui kontaknya dengan makanan yang kurang higienis.
 
Untuk itu ibu harus memperhatikan kebersihan makanan bayi dan memberikan makanan yang mampu meningkatkan pertumbuhan bakteri baik dalam saluran pencernaan. Berilah bayi Anda makanan tambahan yang mampu menjaga tingkat pH lambung bayi dan menyediakan karbohidrat yang dicerna secara lambat sehignga mampu mencapai usus besar. Salah satunya adalah makanan dengan laktosa yang tinggi.
7 Manfaat Ginseng untuk Kesehatan

7 Manfaat Ginseng untuk Kesehatan

Ginseng sering disebut sebagai “ramuan ajaib” karena memiliki sejumlah manfaat kesehatan yang begitu banyak. Akar dari tanaman ini dipercaya bisa mengatasi sejumlah masalah kesehatan. Beberapa orang mengatakan, ginseng berkhasiat dalam menurunkan tekanan darah tinggi dan menaikkan tekanan darah yang rendah.

Keberadaan ginseng sebenarnya sudah ada sejak lama dan telah dimanfaatkan dalam pembuatan teh herbal di Cina. Di Indonesia sendiri, ginseng digunakan dalam pengobatan tradisional. Ginseng memiliki banyak kandungan bioaktif seperti, saponins, phytosterols, peptides, polysaccharides, asam lemak, polyacetylenes, vitamin, dan mineral.

Berikut ini adalah beberapa manfaat kesehatan yang dapat Anda peroleh dari tanaman yang sering digunakan sebagai ramuan tradisonal ini :

1. Mengurangi stres mental : Ginseng mampu meningkatkan kewaspadaan mental, disamping juga merubah mood dan menghilangkan rasa lelah. Manfaat lainnya adalah sebagai ramuan antidepresan dan anti-kecemasan. Ketika seseorang mengalami stres yang berlebihan, hormon adrenal (kortisol, adrenalin, dan noradrenalin) akan mengalir keluar dan menyebabkan berbagai masalah kesehatan. Dalam situasi ini, ginseng dapat membantu Anda dalam menyeimbangkan tingkat adrenalin.

2. Merangsang sistem kekebalan dan saraf : Ginseng mampu meningkatkan kekebalan tubuh. Sejumlah pakar obat herbal mengatakan ginseng dapat meningkatkan kualitas hidup. Sifat adaptogenik pada ginseng membantu merangsang orang tetap muda. Sedangkan pada orang tua, dapat memulihkan sel-sel yang rusak dalam tubuh. Ginseng juga dapat membantu Anda melawan flu dan penyakit infeksi lainnya.

3. Mengobati diabetes: Tingkat gula darah dapat turun secara drastis dengan mengkonsumsi ginseng. Namun, jika Anda sudah menggunakan obat antidiabetes, perlu mempertimbangkan kembali untuk menggunakan ginseng secara bersamaan. Pasalnya, mencampur ginseng dengan obat diabetes bisa membuat kadar gula darah terlalu rendah. Oleh karena itu, sangat diperlukan rekomendasi dari dokter.

4. Mencegah perkembangan kanker : Pertumbuhan jenis tertentu dari sel-sel kanker dapat dihambat oleh Ginseng. Chinese Medicine Journal melaporkan, ginsenosides memiliki efek anti-tumor serta dapat menginduksi kerusakan sel pada kanker prostat, sel kanker ovarium, sel paru-paru adenokarsinoma, dan sel-sel neuroblastoma. Selain itu, ginseng juga berfungsi dalam menghambat perkembangan siklus sel, sehingga dapat memperlambat pertumbuhan sel kanker.

5. Menurunkan kadar kolesterol : Dalam beberapa penelitian, Ginseng ditemukan menurunkan kolesterol LDL (kolesterol jahat). Para ilmuwan percaya bahwa ginsenocides yang terdapat dalam ginseng bertanggung jawab terhadap penurunan kadar kolesterol dalam tubuh.

6. Mengurangi Kelelahan : Peran adaptogenik dari berbagai strain Ginseng diyakini dapat memberikan perubahan fisiologis pada tubuh untuk beradaptasi dengan rasa lelah akibat terlalu banyak pekerjaan.

7. Meningkatkan daya tahan atlet : Kualitas ginseng dalam meningkatkan stamina telah membuatnya menjadi tonik stimulan populer di kalangan atlet. Selama berlatih, seorang atlet perlu secara konsisiten menjaga stamina agar tetap tinggi, dan ginseng dapat membantu untuk mewujudkannya.

Penggunaan ginseng tidak disarankan terutama pada ibu hamil dan menyusui, untuk mencegah terjadinya kontraindikasi. Selain itu, ginseng juga dapat mempengaruhi reaksi dari  beberapa obat, seperti, pengencer darah seperti warfarin, heparin, aspirin, dan diuretik.
Oleh karena itu, tidak dianjurkan untuk mengkonsumsi ginseng jika Anda sedang minum obat untuk hipertensi atau penyakit kardiovaskular lainnya.

Konsumsi Ginseng Biar Tak Mudah Tertular Flu

Konsumsi Ginseng Biar Tak Mudah Tertular Flu

Ginseng merupakan tanaman akar yang paling dikenal dalam obat-obatan herbal karena telah digunakan sejak ribuan tahun lalu.

Penelitian menunjukkan, ginseng memiliki kandungan antialergi dan antiperadangan. Akar yang punya nama latin Panax ginseng ini juga diketahui berpengaruh pada sistem kekebalan tubuh dan replikasi virus.

Oleh sebab itulah ginseng juga efektif untuk mencegah kita tertular flu. Konsumsi ekstrak ginseng merah dalam jangka panjang juga bermanfaat untuk membuat tubuh lebih kuat menangkal infeksi patogen.

Ekstrak ginseng Korea dibuat dengan memanaskan dan mengeringkan akar ginseng segar. Kemudian ginseng tersebut direbus di air.

Penelitian pada hewan di laboratorium menunjukkan mencit yang diberi ginseng secara oral memiliki daya tahan lebih kuat melawan virus flu. Ginseng juga akan menekan pertumbuhan virus flu.
Kapan Tubuh Butuh Konsumsi Suplemen?

Kapan Tubuh Butuh Konsumsi Suplemen?

Nutrisi merupakan salah satu faktor penting bagi tubuh yang sehat. Namun terkadang mencukupi kebutuhan nutrisi dari makanan saja tidak cukup, sehingga sebagian orang pun memilih mengonsumsi suplemen.


Hanya saja, penelitian menunjukkan, suplemen tidak selamanya baik untuk dikonsumsi. Bahkan banyak orang yang mengonsumsi suplemen sebagai bentuk dari tindakan berlebihan yang sebenarnya tidak mereka perlukan.

"Agar tidak salah mengonsumsi suplemen, kita perlu mengetahui tanda-tanda tubuh memerlukannya. Dan ada pula saat-saat tertentu tubuh paling membutuhkan suplemen," ungkap dokter spesialis gizi klinik Nanny Djaja saat dihubungi Kompas Health Sabtu (1/2/2014).


Nanny menjelaskan, tubuh membutuhkan suplemen biasanya apabila tubuh sedang mengalami kelelahan karena bekerja terlalu keras dan kurang istirahat. Saat ini umumnya sistem imun seseorang sedang menurun kekuatannya sehingga mudah sakit, sementara suplemen akan membantu tubuh untuk lebih berenergi dan memperkuat sistem imun tersebut.

Suplemen yang dibutuhkan untuk mencukupi kebutuhan nutrisi orang yang sedang lelah biasanya berupa multivitamin dan mineral. Alasannya suplemen tersebut dapat membantu mengembalikan fungsi sel-sel tubuh sehingga meringankan kelelahan.
Kurang perhatian pada makanan yang diasup juga diketahui sebagai kondisi yang menyebabkan seseorang perlu mengonsumsi suplemen. Menurut Nanny, hal ini erat kaitannya dengan pemenuhan zat gizi yang tidak mampu dicukupi dari makanan saja.

Selain itu ada pula keadaan lain tubuh paling membutuhkan suplemen yaitu saat kurang nafsu makan. "Nutrisi dibutuhkan dari makanan, sehingga bila tidak nafsu makan, bagaimana nutrisi bisa cukup? Itu lah kenapa kita butuh suplemen saat kurang nafsu makan," jelas staf pengajar di Fakultas Kedokteran Universitas Atmajaya ini.

Nanny menuturkan, kurang nafsu makan biasanya dialami oleh orang-orang usia lanjut lantaran adanya gangguan pengecap. Selain itu mereka juga rentan mengalami depresi karena merasa sendiri dan kesepian sehingga menurunkan nafsu makannya.

Kondisi lainnya tubuh membutuhkan suplemen adalah kondisi pemulihan setelah sakit. Saat ini, tubuh masih dalam keadaan cukup lemah dan membutuhkan tambahan nutrisi untuk menjadikannya pulih kembali. Sayangnya kondisi setelah sakit biasanya diwarnai dengan nafsu makan yang belum pulih juga, sehingga suplemen bisa dijadikan pilihan.

"Kondisi hamil, menyusui, masa pertumbuhan juga merupakan saat-saat yang paling banyak membutuhkan asupan nutrisi yang prima sehingga konsumsi suplemen mungkin juga dibutuhkan," pungkasnya.

Entri Populer

Total Tayangan Halaman